Welcome

Welcome to XB's blog. This blog is simply about our group called The Billinguals. What is that anyway? It's actually just a random group that we made when we were in10th grade. It was kinda silly, but what had we go through together in all those times, really,really change all of us, the XBs

Selasa, 01 Juli 2008

Aurora in Wonderland

Di sebuah kerajaan nun jauh disana, hiduplah sepasang Raja dan Ratu. Sekilas mereka nampak bahagia, tetapi sesungguhnya mereka sangat merindukan kehadiran seorang anak. Sudah bertahun2 mereka berusaha, namun belum juga berhasil mendapatkan seorang anak.



Hingga akhirnya ......A MIRACLE!! Sang Ratu mengandung dan kemudian melahirkan seorang putri yang cantik jelita. Raja dan Ratu menamainya AURORA. Kemudian pesta besar segera diselengarakan untuk menyambut kelahiran sang putri raja. Raja mengundang seluruh rakyatnya dan juga sahabat - sahabatnya di negara lain, yang diwakili oleh para utusan (biasalah, raja-raja itu sibuk sekali, makanya pakai utusan), serta the Fairy Godmother.



Para utusan dari negeri2 sebrang, membawakan berbagai hadiah bagi sang Putri, bahkan ada yang menawarkan pangerannya untuk bertunangan dengan sang putri ketika ia beranjak dewasa (arranged married nih!). Tiba -tiba dari kerumunan muncul seseorang berjubah hitam yang mendekati sang putri raja. Sang Raja merasa curiga dan bertanya "Siapa kamu?". Dari balik jubah hitam itu terdengar suara yang begitu dikenal Raja. Rupanya ia adalah Si Penyihir Tua. Ia merasa kecewa dengan Baginda Raja, karena tidak mengundangnya ke pesta kelahiran sang putri. Ia menghadiahkan sebuah kutukan untuk sang Putri. "Sang Putri ketika ia menginjak usia ke 17, jarinya akan tertusuk kulit durian, dan mati", demikian seru si Penyihir Tua dan ia menghilang ditengah asap.



Baginda Raja dan Ratu begitu sedih, akan nasib yang menimpa putri semata wayangnya itu. Masih dalam keadaan berduka, muncul The Fairy Godmother yang datang terlambat. Baginda Raja sempat mengira ia adalah si Penyihir Tua yang balik lagi ke istana. Setelah mendengar apa yang telah terjadi, The Fairy Godmother mencoba untuk menghilangkan kutukan tersebut. Tetapi kutukan tersebut terlalu Gelap dan Kuat untuk dihapuskan, The Fairy Godmother can't do anything but, The Fairy Godmother hanya bisa meringankan kutukan tersebut. Pada saat Aurora tertusuk jarinya oleh kulit durian, ia tidak mati tapi hanya tertidur. Ia dapat dibangunkan kembali oleh ciuman sang Pangeran.



Baginda Raja memutuskan untuk mencari sang Pangeran itu. Ia mengutus The Fairy Godmother dan seorang pengawal untuk menjaganya. Baginda juga memerintahkan kepada seluruh kerajaan untuk memusnahkan semua durian yang ada di kerajaan itu.


*****
Waktu terus berlalu, Baginda Raja belum juga mendapatkan kabar dari The Fairy Godmother mengenai sang Pangeran. Kecemasan Baginda Raja dan Ratu semakin bertambah seiring dengan bertumbuhnya Putri Aurora. Putri Aurora kini telah tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik jelita. Hanya saja... Putri Aurora ternyata berkepribadian ganda. Didepan semua orang ia selalu menampakan keanggunan dan kesopanan, serta begitu ramah dan baik hati. Tapi dibalik semua itu, ia adalah seorang Putri yang nyolot dan agak ketus (sepertinya ini adalah efek samping dari kutukan si Penyihir Tua).

*****
Di hari ulang tahunya yang ke 17, Raja berencana untuk mengadakan pesta besar. Tapi sepertinya Putri Aurora ini sedikit kurang bersemangat. Mungkin ia merasa lelah harus terus berperan ganda. Ia memutuskan untuk menyendiri di Taman Kerajaan. Tiba - tiba munculah seorang pedagang tua. Aurora sangat terkejut karena seharusnya Taman Kerajaan tidak diperuntukan bagi orang asing. Si pedagang tua berkata bahwa ia mendengar bahwa Sang Putri sedang bermuram durja, padahal ini adalah hari ulang tahunnya. Ia membawakan sesuatu yang spesial dan langka untuk menghibur Sang Putri. Putri Aurora menjadi tertarik dan bertanya,"Apa yang kau bawa untukku?"
"Buah langka yang tak pernah kau dalam hidupmu.",ujar si pedagang tua.
"Benarkah? Apa namanya?"
"Ini adalah buah durian.", ujar si pedagang tua sambil mengeluarkan duriannya.
"Ih! Kok seram sekali!"
"Hmmm, ini hanya tampak luarnya saja.Tapi dalamnya sangat lezat dan nikmatnya tak dapat dibandingkan dengan buah - buahan istana."
Putri Aurora begitu tertarik dengan durian itu dan langsung mengambilnya dari si pedagang tua.
*****


Baginda Raja dan Ratu yang sedang mencari - cari Putri Aurora begitu terkejut ketika mendapati putrinya di Taman Kerajaan. Baginda Raja begitu murka ketika ia menemui sebuah durian disamping Putri Aurora. Salah seorang pengawal istana melaporkan pada Baginda bahwa baru saja ada seorang pedagang tua yang menemui Putri Aurora tadi. Raja memerintahkan semua pengawal kerajaan untuk menangkap si pedagang tua itu, namun hasilnya nihil.

Dan tersadarlah Baginda Raja, ini semua adalah rencana si Penyihir Tua.

*****


To be continued...
(lagi malas nih ngelanjutin ceritanya)

5 komentar:

Zutonk mengatakan...

g tw u gak ada kerjaan

kalo gak ada kerjaan
mndg tmnin g chat
sendirian melulu nieh

Kaoru mengatakan...

wah ceritanya mentok nih...gw lupa lanjutannya gimana.. gak lanjut2 nih ceritanya!

nia_narqissa mengatakan...

gw mau lanjutin, tapi gw ga bisa nge post pake ID gw disini nih... TAT

Kaoru mengatakan...

emang id lu paan?id google bkn?

Zutonk mengatakan...

yg waktu itu dapet peran ratu hati siapa yah? hahaha